begitu banyak serpihan tercecer
di sepanjang jalan yang pernah kita lalui
satu demi satu coba aku punguti
secuil renyah tawamu
juga beberapa lembar senandung rindumu
ada sepotong geliat manjamu
yang terjepit di antara senyum manismu
namun kini...
akankah tetap indah
saat coba aku rangkai kembali
menjadi puisi
...
ketika resah ini datang ketika sudah tak indah lagi yang aku pandang aku berlari ke padang ilalang menghempaskan bimbang
Sabtu, 25 Juni 2011
Rabu, 15 Juni 2011
mengenangmu...
bisakah kau bantu aku melupakan sesuatu
meski itu telah lama berlalu
setidaknya agar aku tak bersedih saat mengenangmu
serangkaian cerita tentang kau dan aku
waktu itu
...
Selasa, 07 Juni 2011
Sabtu, 04 Juni 2011
duhai matahariku...
singkirkanlah mendung hitam yang mendekapmu
agar sinarmu sampai padaku
usah peduli meski harus kau robek tirai jendela pagi
dan aku terluka karenanya
agar tersadarkan segera aku dari mimpi buruk
pembungkus panjang malamku
agar terbebaskan aku dari gelapnya beku
penjerat kelamku
duhai matahariku...
betapa rindu aku akan hangatmu
Rabu, 25 Mei 2011
masih tentang kau...
dengan kedua lenganmu
aku menggapai mimpi mimpi
dengan kedua kakimu
aku melangkah lalui hari hari
dengan dua bola matamu
aku menatap esok nanti
di segenap ragamu
aku menitipkan sekeping hati
masihkah itu milikku ?
karena dia matahariku...
gengam saja matahari yang kita petik siang tadi
jangan biarkan dia berlari sendiri
di mimpinya malam ini tanpa kau menemani
sisakan meski sempit ruang dalam hati
untuk dia bernyanyi
karena kau adalah embun pagi
yang dia cari
...
Langganan:
Postingan (Atom)
