Sabtu, 06 Agustus 2011

KEKASIHKU...

seolah dalam setiap helai udara yang kuhirup
kau telah benar benar larut
dan mengisi rongga rongga
di ragaku...

seolah dalam setiap hembusan nafasku
tak sekali pun terlewatkan
tanpa ada bias bayangmu
ada di situ...

bahkan seolah kau adalah nyawa hidupku
penggerak setiap lakuku
yang melangkah menuju
kepadamu...

ah...kekasihku...
mengapa padaku seringkali seperti itu
terhadapmu
...

Selasa, 02 Agustus 2011

bisik hatiku

hatiku berbisik dan itu jujur sekali aku rasakan,
"aku tak ingin kau tinggalkan"
cobalah kau dengar juga olehmu
bisik hatimu...
lalu jujur katakan padaku
bisakah ?
...

terlalu harum bagiku

mungkin karena lesung di pipimu ketika tersenyum
mungkin pula karena teduh matamu
saat menatapku
bisa juga karena lembut suaramu
kala bertutur padaku
yang membuat aku begitu mengagumimu
selalu merindukan hadirmu
dan aku tak tahu lagi entah karena apa
ada indah selalu aku rasa
saat berkhayal aku ada bersamamu
ah...biarlah sementara semua perasaan itu
aku simpan rapi dalam hatiku
karena...
kau terlalu harum bagiku
...

Senin, 01 Agustus 2011

gampang kan ?

lupakah bahwa kau tercipta dari tulang rusukku
mengapa coba berlari dariku
tak sadarkah bila kau adalah penjaga hatiku
dari terpaan badai yang selalu
ingin membunuhku


cukuplah kau patahkan saja satu
lalu tusukkan keleherku
bukankah dengan begitu akan lega hatimu
tak usah berbelit merasa bersalah
tak perlu repot berdalih
bila ujungnya hanya buat sakit hatimu
juga hatiku


gampang kan ?
...

Sabtu, 30 Juli 2011

genap 534 hari

genap sudah 534 hari
aku bersanding dengan sekuntum flamboyan
dari layu hingga mekarnya

genap sudah 534 hari
aku menitipkan segumpal hatiku padanya
jantungku berdetak atas namanya

genap sudah 534 hari
aku menjadikanya bagian dari hidupku
nafasku berhembus karenanya

genap sudah 534 hari
dia selalu ada dalam serangkaian mimpiku
untaian tentang esok

dan kini...hari menorehkan 535
semua menjadi sunyi
dia pergi
...

Kamis, 28 Juli 2011

terpanggang

gemerisik ini bukanlah dendang merdu
gemerisik ini hanyalah pekik pilu
jiwa yang tersayat

geliat ini bukan tentang sebuah rasa
geliat ini hanyalah erangan lara
jiwa yang terpanggang

tarian ini sudah tak lagi elok gemulai
tarian ini hanyalah tatih ringkih
jiwa yang rapuh
...

ketika tak ada sapa

sepertinya kita telah mulai lupa pada kebiasaan lama
saling menyapa dalam tata bahasa rasa
saling berbagi suasana hati
entah tentang suka entah pula duka
dan malam ini...
aku ingin kita mengingat ingatnya kembali
lalu mengejanya kembali
meski sepatah dan terpatah patah
aku hanya tak ingin ada sebuah gunung es
yang tercipta oleh kebekuan ini
maukah kau ?
...